Viral! Beras SPHP Oplosan di Kubu Raya, Bulog Kalbar Buka Suara

Bagikan

Video beras SPHP oplosan di Kubu Raya viral, memicu kekhawatiran masyarakat, Bulog Kalbar segera beri penjelasan.

Video beras SPHP oplosan di Kubu Raya viral

Video dugaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oplosan atau palsu viral di media sosial. Beras yang dibeli di salah satu warung Kabupaten Kubu Raya terlihat kuning dan hitam, banyak pecah, dan cepat basi saat dimasak. Insiden ini menimbulkan keresahan di masyarakat.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Kalimantan di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Kalimantan Indonesia.

Klarifikasi Bulog Kalbar Terkait Kualitas Beras

​Menanggapi dugaan beras oplosan tersebut, Kepala Kanwil Perum Bulog Kalbar, Rasiwan, menegaskan bahwa pihaknya selalu melakukan pengecekan kualitas sebelum beras disalurkan ke masyarakat.​ Proses ini merupakan bagian dari standar operasional yang ketat untuk menjamin kualitas produk.

“Dalam mekanisme kami, sebelum komoditas keluar dari gudang, petugas melakukan pengecekan untuk memastikan kualitas beras yang akan disalurkan sudah sesuai standar,” kata Rasiwan, ditemui di Gudang Bulog, Sungai Raya, pada Minggu, 1 Februari 2026. Pernyataan ini bertujuan untuk meyakinkan publik bahwa Bulog memiliki prosedur kontrol kualitas yang terstruktur.

Rasiwan menambahkan bahwa Bulog Kalbar belum menerima laporan resmi dari masyarakat terkait dugaan beras SPHP oplosan. Informasi ini baru diketahui melalui media sosial, yang kemudian langsung ditindaklanjuti dengan menghubungi pihak pengunggah video untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut.

Jaminan Penukaran Dan Peningkatan Pengawasan

Rasiwan menyampaikan bahwa masyarakat Kalbar dapat menukarkan beras SPHP apabila menemukan kualitas yang tidak sesuai standar atau kurang baik. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan kepuasan konsumen dan menjaga kepercayaan publik terhadap produk Bulog.

“Kami berharap masyarakat maupun jaringan Bulog segera melapor jika menemukan beras yang tidak sesuai. Kami memiliki tim pemantau SPHP, laporan bisa disampaikan melalui jaringan atau gudang Bulog. Pihak kami siap menukar atau mengganti beras tersebut,” ujarnya. Ini menunjukkan komitmen Bulog untuk bertanggung jawab penuh atas kualitas produknya.

Meskipun beras yang beredar merupakan stok tahun 2024 jenis Vietnam yang telah melalui proses sortir dan pengemasan, Bulog tetap akan meningkatkan pengawasan. Rasiwan menjelaskan bahwa dalam proses kerja tidak bisa dijamin semuanya sempurna, sehingga pengawasan ketat menjadi sangat penting.

Baca Juga: Terungkap! Alasan Penundaan Musorkab KONI Kubu Raya Bikin Publik Bertanya

Mekanisme Pelaporan Dan Tanggung Jawab

 Mekanisme Pelaporan Dan Tanggung Jawab

Apabila masyarakat menemukan beras SPHP berkualitas buruk, laporan dapat disampaikan melalui beberapa jalur. Masyarakat bisa melapor melalui jaringan Bulog terdekat, Rumah Pangan Kita (RPK), atau menghubungi kontak person yang tersedia. Fleksibilitas pelaporan ini diharapkan memudahkan masyarakat.

Rasiwan memastikan bahwa beras yang dilaporkan tidak sesuai standar bisa langsung diganti tanpa proses yang berbelit-belit. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat. Prinsip layanan cepat tanggap menjadi prioritas.

Terkait dugaan oplosan, Rasiwan menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan ranah aparat penegak hukum untuk menganalisisnya. Bulog berfokus pada memastikan komoditas yang dikirim benar-benar dikawal oleh timnya sesuai standar kualitas. Ini memisahkan tanggung jawab Bulog dari penyelidikan pidana.

Komitmen Bulog Kalbar Dan Langkah Selanjutnya

Rasiwan memastikan seluruh tim di gudang-gudang Bulog se-Kalbar tetap menjalankan pengawasan sesuai standar sebelum beras didistribusikan. Pengawasan yang konsisten dan ketat di setiap tahapan distribusi adalah kunci untuk mencegah masalah kualitas.

Bulog Kalbar juga menginstruksikan seluruh jaringannya untuk terus memantau kualitas beras sebelum dijual kepada masyarakat. Ini mencakup pedagang, distributor, dan pengecer yang menjadi bagian dari rantai pasok SPHP. Kualitas harus terjaga hingga ke tangan konsumen akhir.

“Tim kami memonitor seluruh jaringan agar beras yang dijual benar-benar memenuhi standar kualitas,” pungkas Rasiwan. Komitmen ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat dan menjamin ketersediaan beras SPHP yang berkualitas baik di seluruh wilayah Kalbar.

Jangan lewatkan update berita seputaran Kalimantan Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari detik.com

Similar Posts

  • Banjir Rob Rendam Tarakan Barat, Warga Keluhkan Jalan Dan Motor Rusak

    Bagikan

    Banjir rob atau air pasang kembali melanda beberapa wilayah Tarakan Barat, Kalimantan Utara, menciptakan keresahan dan kerugian bagi masyarakat setempat.

    Banjir Rob Rendam Tarakan Barat, Warga Keluhkan Jalan Dan Motor Rusak

    Fenomena ini, yang terjadi pada Selasa (3/2/2026) malam, tidak hanya mengganggu aktivitas warga tetapi juga merusak kendaraan dan infrastruktur jalan.

    Berikut ini, Kalimantan Indonesia akan mengindikasikan adanya masalah yang lebih dalam yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.

    Tarakan Barat Dihantam Banjir Rob Parah

    Genangan air pasang laut kembali menyelimuti wilayah Tarakan Barat, Kalimantan Utara, pada Selasa malam. Ketinggian air yang merendam badan jalan utama secara signifikan menghambat aktivitas sehari-hari warga. Bahkan, banyak kendaraan roda dua maupun roda empat yang mengalami kerusakan serius akibat nekat menerobos genangan air asin tersebut.

    Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa Jalan Gajah Mada, Kelurahan Karang Rejo, menjadi salah satu titik terparah yang terdampak. Di pertigaan menuju Jembatan Bongkok, atau yang dikenal sebagai kawasan Mangrove, ketinggian air mencapai betis hingga lutut orang dewasa. Wilayah RT 21, RT 32, dan RT 35, khususnya, merasakan dampak paling parah dari fenomena ini.

    Berbeda dengan beberapa area lain, seperti Kelurahan Selumit Pantai, banjir rob tidak sampai menggenangi jalan. Namun, air pasang membawa serta tumpukan sampah yang kini menggenang di permukaan air. Meskipun tidak separah di Karang Rejo, kondisi ini tetap menimbulkan masalah kebersihan dan potensi gangguan lingkungan.

    Keresahan Warga Dan Kerusakan Yang Berulang

    Tajuddin, seorang warga RT 21 Kelurahan Karang Rejo, mengungkapkan keresahannya atas banjir rob yang terus berulang setiap tahun. Menurutnya, kondisi ini bukannya membaik, melainkan justru semakin parah. Ia merasa bahwa ketinggian air terus bertambah dari tahun ke tahun, membuat mereka semakin sulit menjalani aktivitas sehari-hari.

    Dampak banjir rob ini sangat merugikan warga. Selain air yang kerap masuk ke dalam rumah, banyak kendaraan warga yang mengalami kerusakan parah. Motor-motor sering mogok bahkan berkarat akibat nekat menerobos genangan air asin yang cukup dalam. Hal ini juga membahayakan keselamatan pengendara yang terpaksa melintas.

    Selain itu, aktivitas anak sekolah juga sangat terhambat. Jika air pasang terjadi di pagi hari, anak-anak terpaksa melepas sepatu dan berjalan kaki menembus banjir. Kerusakan infrastruktur jalan pun semakin parah, dengan aspal yang sudah terbongkar dan rusak di banyak titik, menambah daftar panjang masalah yang ditimbulkan banjir rob.

    Baca Juga: Pelaku Lempar Bom Molotov ke SMPN 3 Sungai Raya Kalbar Ditangkap

    Permintaan Warga Dan Harapan Kepada Pemerintah

    Permintaan Warga Dan Harapan kepada Pemerintah

    Tajuddin berharap Pemerintah Kota Tarakan, khususnya Wali Kota, segera turun tangan mengatasi permasalahan banjir rob ini. Ia mengusulkan agar jalan sepanjang kurang lebih 500 meter tersebut segera ditinggikan atau diuruk. Perbaikan drainase juga menjadi solusi krusial untuk mencegah genangan air.

    Menurutnya, solusi konkret yang dibutuhkan adalah mempondasi sisi jalan, mengangkat drainase, dan menguruk jalan setidaknya setengah meter. Meskipun warga telah menyampaikan aspirasi ini melalui media sosial kepada pemerintah, hingga saat ini belum ada realisasi dari usulan tersebut, yang menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat.

    Naskar, Ketua RT 21 Kelurahan Karang Rejo, membenarkan bahwa banjir rob di wilayahnya kini semakin tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa fenomena ini sangat bergantung pada tabel pasang surut air laut. Kondisi “air 35” (kode ketinggian air pasang) yang dulunya tidak terlalu parah, kini justru sering mengakibatkan genangan dalam.

    Fenomena Alam Yang Semakin Mengkhawatirkan

    Naskar menambahkan, meski banjir kali ini diperkirakan sudah mulai surut dibanding hari sebelumnya, fenomena pasang surut ini semakin mengkhawatirkan. Ia mengakui bahwa jika pasang air laut sedang tinggi, misalnya mencapai “air 36”, genangan bisa jauh lebih dalam lagi. Ini menunjukkan bahwa ada perubahan pola pasang surut yang signifikan.

    Ia mengenang, “Kalau dulu air 35 zaman dulu enggak acap (sering tenggelam), sekarang acap.” Ini menjadi indikasi kuat bahwa kondisi pasang air laut memang meningkat seiring waktu. Bahkan, di depan kawasan Mangrove, genangan air sudah seperti sungai, menandakan tingkat keparahan yang luar biasa.

    Perubahan ini bukan hanya sekadar gangguan sesaat, melainkan ancaman serius bagi keberlangsungan hidup warga dan infrastruktur di Tarakan Barat. Diperlukan tindakan cepat dan komprehensif dari pemerintah untuk mitigasi dan adaptasi terhadap fenomena banjir rob yang kian parah ini.

    Selalu ikuti berita terbaru mengenai Kalimantan Indonesia serta ragam informasi menarik yang memperluas wawasan.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar pertama dari detik.com
    • Gambar Utama dari detik.com
  • Kaltim Sumbangkan Rp7,5 Miliar Untuk Korban Bencana di Aceh Hingga Sumbar

    Bagikan

    Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan kepedulian nyata terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana alam di Indonesia.

    Kaltim Sumbangkan Rp7,5 Miliar Untuk Korban Bencana di Aceh Hingga Sumbar
    Melalui kebijakan resmi, Kaltim menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp7,5 miliar untuk membantu korban bencana di Aceh hingga Sumatera Barat.

    Bantuan ini diberikan sebagai bentuk solidaritas antardaerah sekaligus wujud tanggung jawab bersama dalam menghadapi bencana alam yang menimpa saudara sebangsa.

    Langkah ini mendapat apresiasi luas karena dilakukan di tengah berbagai tantangan yang juga dihadapi Kalimantan Timur. Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Kalimantan di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Kalimantan Indonesia.

    Latar Belakang Penyaluran Bantuan

    Bencana alam yang melanda Aceh dan Sumatera Barat dalam beberapa waktu terakhir menimbulkan dampak besar bagi masyarakat. Banjir, longsor, dan cuaca ekstrem menyebabkan kerusakan infrastruktur, rumah warga, serta mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial.

    Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban para korban. Bantuan yang diberikan tidak hanya didasari oleh nilai kemanusiaan, tetapi juga semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

    Bentuk dan Penyaluran Bantuan

    Bantuan Rp7,5 miliar yang disumbangkan Kalimantan Timur dialokasikan untuk beberapa daerah yang mengalami bencana alam dengan tingkat kerusakan dan dampak sosial yang signifikan.

    Wilayah Aceh dan Sumatera Barat termasuk daerah yang menerima perhatian khusus akibat bencana seperti banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.

    Dana tersebut disalurkan melalui mekanisme resmi pemerintah dan lembaga terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan digunakan sesuai kebutuhan mendesak masyarakat terdampak. Fokus utama bantuan meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, perbaikan fasilitas umum, serta dukungan bagi pemulihan kehidupan warga pascabencana.

    Baca Juga: Borneo Mendunia! Kalimantan Timur Guncang Pasar Global Dengan Ekspor Rp37 Miliar!

    Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur

    Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur
    Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk empati dan tanggung jawab moral sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

    Pemerintah daerah menilai bahwa penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial oleh daerah terdampak saja, melainkan membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen bangsa.

    Dengan kapasitas fiskal yang dimiliki, Kalimantan Timur berupaya hadir membantu daerah lain yang sedang menghadapi masa sulit. Komitmen ini juga sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong sinergi antarprovinsi dalam menghadapi bencana alam.

    Penyaluran bantuan Rp7,5 miliar dari Kalimantan Timur diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun solidaritas nasional yang kuat. Indonesia sebagai negara rawan bencana membutuhkan sistem kerja sama yang solid antarwilayah agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

    Dampak Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak

    Bagi masyarakat di Aceh hingga Sumatera Barat, bantuan dari Kalimantan Timur memberikan dampak yang sangat berarti. Di tengah keterbatasan akibat bencana. Bantuan tersebut membantu mempercepat proses pemulihan dan meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal maupun sumber penghidupan.

    Selain bantuan material, dukungan dari daerah lain juga memberikan dorongan psikologis bahwa mereka tidak menghadapi musibah sendirian.

    Kehadiran bantuan lintas daerah ini memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan. Sekaligus menjadi energi positif bagi masyarakat untuk bangkit dan membangun kembali kehidupan mereka.

    Jangan lewatkan update berita seputaran Kalimantan Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Utama dari regional.kompas.com
    • Gambar Kedua dari genpi.co
  • Terbongkar! Polisi Jaring 20 Orang di Penampungan TKI Ilegal Kubu Raya

    Bagikan

    Polisi menggerebek penampungan TKI ilegal di Kubu Raya dan mengamankan 20 orang, ini menyoroti bahaya perekrutan tenaga kerja nonprosedural.

    Polisi Jaring 20 Orang di Penampungan TKI Ilegal Kubu Raya

    Aparat kepolisian kembali mengungkap praktik penempatan tenaga kerja ilegal di wilayah Kalimantan Barat. Kali ini, polisi menjaring sebanyak 20 orang dalam penggerebekan sebuah penampungan TKI ilegal di Kabupaten Kubu Raya. Pengungkapan ini menyoroti masih maraknya jaringan perekrutan tenaga kerja nonprosedural yang berpotensi merugikan dan membahayakan para calon pekerja migran.

    Kasus ini menjadi peringatan keras akan pentingnya perlindungan tenaga kerja Indonesia. Penampungan ilegal dinilai rawan eksploitasi, perdagangan orang, hingga pengiriman pekerja ke luar negeri tanpa jaminan keselamatan dan hak yang jelas.

    Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Kalimantan di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Kalimantan Indonesia.

    Penggerebekan Penampungan TKI Ilegal

    Polisi melakukan penggerebekan setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sebuah rumah yang diduga dijadikan tempat penampungan TKI ilegal. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan puluhan orang yang tidak memiliki dokumen resmi ketenagakerjaan.

    Sebanyak 20 orang diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Mereka diduga akan diberangkatkan ke luar negeri secara ilegal melalui jalur tidak resmi.

    Penggerebekan berlangsung tanpa perlawanan berarti. Polisi langsung mengamankan lokasi untuk mencegah adanya upaya melarikan diri atau penghilangan barang bukti.

    Para Korban Berasal dari Berbagai Daerah

    Dari hasil pendataan awal, 20 orang yang diamankan diketahui berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka datang ke Kubu Raya setelah dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi di luar negeri.

    Sebagian besar korban mengaku direkrut oleh perantara atau calo tenaga kerja. Mereka diminta membayar sejumlah uang sebagai biaya keberangkatan.

    Kurangnya pemahaman prosedur resmi membuat para korban mudah terjebak dalam jaringan TKI ilegal. Kondisi ekonomi menjadi faktor utama yang dimanfaatkan oleh para pelaku.

    Baca Juga: Sengketa Condotel Banjar Kembali Memanas, Sertifikat Asli Terungkap

    Modus Jaringan Perekrutan Ilegal

    Modus Jaringan Perekrutan Ilegal

    Polisi mengungkap bahwa jaringan penampungan TKI ilegal ini menggunakan modus perekrutan door to door dan media sosial. Pelaku menawarkan pekerjaan tanpa syarat yang jelas.

    Para calon pekerja kemudian dikumpulkan di penampungan sambil menunggu waktu pemberangkatan. Selama berada di lokasi, mereka hidup dalam keterbatasan dan tanpa pengawasan resmi.

    Modus ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi berujung pada tindak pidana perdagangan orang. Aparat menduga jaringan tersebut telah beroperasi cukup lama.

    Langkah Hukum dan Perlindungan Korban

    Polisi kini mendalami peran para pelaku yang terlibat dalam jaringan penampungan TKI ilegal tersebut. Sejumlah barang bukti turut diamankan untuk kepentingan penyidikan.

    Sementara itu, 20 orang yang diamankan diperlakukan sebagai korban. Mereka akan mendapatkan pendampingan serta perlindungan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait guna memastikan para korban dapat dipulangkan ke daerah asal dengan aman. Langkah ini penting untuk mencegah korban kembali terjerat jaringan serupa.

    Imbauan Waspada TKI Ilegal

    Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri yang tidak jelas prosedurnya. Proses resmi penempatan tenaga kerja harus melalui instansi yang berwenang.

    Masyarakat juga diminta melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait perekrutan tenaga kerja ilegal. Peran aktif warga dinilai penting dalam memutus jaringan TKI ilegal.

    Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran bersama agar perlindungan terhadap calon pekerja migran semakin diperkuat. Keselamatan dan hak tenaga kerja harus menjadi prioritas utama.

    Jangan lewatkan update berita seputaran Kalimantan Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


    Sumber Informasi Gambar:

    1. Gambar Pertama dari detikcom
      1. Gambar Kedua dari CNN Indonesia
  • Pemkab Tabalong Perkuat Sektor Pertanian Untuk Peningkatan Produksi

    Bagikan

    ​Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menunjukkan komitmen kuat terhadap sektor pertanian di tengah tantangan rasionalisasi anggaran.​

    Pemkab Tabalong Perkuat Sektor Pertanian Untuk Peningkatan Produksi

    Langkah ini diambil sebagai strategi utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan mayoritas penduduk bekerja di sektor pertanian, penguatan dari hulu hingga hilir menjadi fokus utama pembangunan daerah.

    Dapatkan rangkuman berita dan info terpercaya seputar Kalimantan untuk menambah wawasan Anda, eksklusif di .

    Fokus Pembangunan Sektor Pertanian

    Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, menegaskan bahwa sekitar 60 persen penduduk Tabalong berprofesi sebagai petani. Oleh karena itu, penguatan sektor pertanian dari hulu ke hilir menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ini adalah pendekatan holistik untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan produktivitas pertanian.

    Dalam sambutannya saat membuka Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Tabalong 2027, Bupati Noor Rifani menjelaskan berbagai inisiatif di sektor hulu. Program tersebut meliputi normalisasi anak sungai sepanjang 60 kilometer di wilayah Selatan. Langkah ini krusial untuk menjaga ketersediaan air dan mencegah banjir yang dapat merusak lahan pertanian.

    Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), perbaikan jalan usaha tani, serta fasilitas bagi sumber daya manusia (SDM) penyuluh. Dukungan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja petani, mempermudah akses ke lahan, dan meningkatkan kapasitas pengetahuan para penyuluh agar dapat memberikan bimbingan yang lebih baik kepada petani.

    Dampak Penguatan Pertanian Dan Program Unggulan

    Penguatan sektor pertanian diharapkan mampu mendongkrak target produksi padi secara signifikan. Salah satu indikator keberhasilan adalah peningkatan indeks pertanaman (IP), yang mengindikasikan frekuensi penanaman dalam satu tahun. Peningkatan IP berarti petani dapat menanam dan memanen lebih sering, sehingga meningkatkan total produksi.

    Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mempertahankan surplus produksi beras. Tahun ini, Kabupaten Tabalong berhasil mencatat surplus produksi beras yang mencapai hampir 57 persen. Pertahanan surplus ini penting untuk ketahanan pangan daerah dan nasional, serta menunjukkan kapasitas produksi yang stabil.

    Program “Bela Tani” juga menjadi andalan untuk meningkatkan pendapatan petani. Melalui program ini, pemerintah membeli produk pertanian, khususnya beras, dengan harga pasar melalui Rasda (Beras Daerah). Inisiatif ini memberikan jaminan pasar bagi petani dan melindungi mereka dari fluktuasi harga yang merugikan.

    Baca Juga: Tak Mampu Bayar Utang, Kepala Desa Di Sintang Tertangkap Curi Motor

    Sinkronisasi Pembangunan Melalui Forum Konsultasi

    Sinkronisasi Pembangunan Melalui Forum Konsultasi

    Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Tabalong 2027 merupakan upaya penting untuk menciptakan sinkronisasi pembangunan yang aspiratif dan kolaboratif. Kepala Bapperinda setempat, Arianto, menekankan pentingnya keterlibatan aktif berbagai elemen pemangku kepentingan dalam proses perencanaan.

    Menurut Arianto, diperlukan penyelarasan rumusan isu strategis dan permasalahan pembangunan daerah. Hal ini memastikan bahwa rencana pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan tantangan yang dihadapi daerah. Konsultasi publik ini menjadi wadah untuk mengidentifikasi prioritas pembangunan.

    Pembahasan dalam forum ini mencakup tujuan, sasaran, dan arah kebijakan pembangunan yang akan dituangkan dalam dokumen perencanaan. Melalui kesepakatan isu strategis dan masukan yang konstruktif, diharapkan penyusunan RKPD Kabupaten Tabalong Tahun 2027 dapat lebih berkualitas dan relevan.

    Peran Aktif Seluruh Pemangku Kepentingan

    Forum konsultasi ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk pemerintah daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan pemangku kepentingan terkait lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kolektif untuk pembangunan Tabalong yang lebih baik.

    Harapannya, seluruh peserta dapat berperan aktif dalam memberikan saran, masukan, maupun kritik yang membangun. Partisipasi aktif ini sangat krusial untuk memastikan bahwa perencanaan pembangunan daerah tidak hanya komprehensif, tetapi juga mencerminkan aspirasi beragam lapisan masyarakat.

    Pada akhirnya, melalui kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, perencanaan pembangunan di Tabalong diharapkan dapat lebih baik. Hal ini akan mendukung pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh warga Tabalong.

    Selalu ikuti berita terbaru mengenai Kalimantan Indonesia serta ragam informasi menarik yang memperluas wawasan.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Pertama dari kalsel.antaranews.com
    • Gambar Kedua dari kalsel.antaranews.com
  • Makna Tradisi Kuping Panjang Dalam Budaya Dayak Kalimantan

    Bagikan

    Tradisi kuping panjang merupakan salah satu warisan budaya yang dikenal luas dalam masyarakat Dayak di Kalimantan.

    Makna Tradisi Kuping Panjang Dalam Budaya Dayak Kalimantan

    Tradisi ini telah ada sejak ratusan tahun lalu dan diwariskan secara turun temurun sebagai bagian dari identitas suku. Kuping panjang tidak sekadar praktik fisik, melainkan simbol yang mencerminkan nilai sejarah, status sosial, serta kedekatan manusia dengan leluhur.

    Dalam kepercayaan Dayak, tubuh manusia dianggap sebagai media ekspresi budaya yang sakral dan bermakna mendalam. Melalui tradisi ini, masyarakat menegaskan hubungan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan secara berkelanjutan.

    Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Kalimantan di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Kalimantan Indonesia.

    Makna Simbolik Kuping Panjang

    Kuping panjang memiliki makna simbolik yang kuat dalam kehidupan masyarakat Dayak. Panjangnya cuping telinga sering dikaitkan dengan kebijaksanaan, kesabaran, dan kedewasaan seseorang.

    Semakin panjang kuping seseorang, semakin tinggi pula penghormatan yang diberikan oleh komunitas adat. Tradisi ini juga melambangkan kesiapan individu dalam memikul tanggung jawab adat dan sosial.

    Oleh karena itu, kuping panjang bukan sekadar hiasan, melainkan cerminan nilai moral, spiritual, serta pengendalian diri dalam kehidupan sehari hari masyarakat Dayak.

    Proses dan Tahapan Tradisi

    Proses pemanjangan kuping dilakukan secara bertahap sejak usia anak anak dalam lingkungan keluarga.

    Biasanya, telinga akan dilubangi dan kemudian diberi pemberat dari bahan alami seperti kayu, logam, atau batu yang dianggap memiliki makna tertentu.

    Proses ini berlangsung perlahan untuk menghindari cedera dan rasa sakit berlebihan. Setiap tahapan dilakukan dengan penuh kehati hatian dan sering disertai ritual adat.

    Hal ini menunjukkan bahwa tradisi kuping panjang dijalankan dengan kesadaran, kesabaran, dan penghormatan terhadap tubuh serta adat istiadat leluhur.

    Baca Juga: Jalan Ambles 50 Meter! Akses Waduk Samboja Putus Total, Wisatawan Terjebak Krisis!

    Filosofi Kehidupan di Balik Kuping Panjang

    Filosofi Kehidupan di Balik Kuping Panjang

    Bagi masyarakat Dayak, tubuh manusia dipandang sebagai cerminan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan roh leluhur.

    Makna Tradisi Kuping Panjang merepresentasikan kesabaran dan proses panjang dalam menjalani kehidupan.

    Peregangan kuping dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu bertahun tahun, sehingga mengajarkan nilai ketekunan dan pengendalian diri.

    Proses ini juga melambangkan kesiapan seseorang untuk memikul tanggung jawab sosial dan adat.

    Nilai filosofis tersebut menjadikan tradisi kuping panjang bukan sekadar praktik fisik, melainkan sarana pendidikan karakter yang diwariskan secara alami dalam kehidupan sehari hari masyarakat Dayak.

    Perubahan Makna di Era Modern

    Masuknya modernisasi dan pengaruh budaya luar menyebabkan tradisi kuping panjang semakin jarang dipraktikkan oleh generasi muda Dayak.

    Meskipun demikian, Makna Tradisi Kuping Panjang tidak sepenuhnya hilang. Saat ini, tradisi tersebut lebih banyak dipahami sebagai simbol identitas budaya dan kebanggaan etnis.

    Banyak masyarakat Dayak yang tidak lagi meregangkan kuping, namun tetap menghormati nilai filosofisnya melalui seni pertunjukan, busana adat, serta berbagai festival budaya yang memperkenalkan warisan leluhur kepada masyarakat luas.

    Upaya Pelestarian Tradisi Kuping Panjang

    Pelestarian tradisi kuping panjang menjadi tanggung jawab bersama antara masyarakat adat, pemerintah, dan generasi muda.

    Makna Tradisi Kuping Panjang terus dikenalkan melalui pendidikan budaya, dokumentasi sejarah, serta pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.

    Peran keluarga juga sangat penting dalam menanamkan rasa bangga terhadap identitas Dayak sejak usia dini. Dengan memahami makna yang terkandung di dalamnya.

    Tradisi kuping panjang diharapkan tetap hidup sebagai warisan budaya yang mengandung nilai moral, sosial, dan spiritual yang relevan hingga masa kini.

    Jangan lewatkan update berita seputaran Kalimantan Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Utama dari wwf.id
    • Gambar Kedua dari genpi.co
  • Kasus Kekerasan Seksual Di Sekadau, Korban Ditemukan Penuh Lumpur

    Bagikan

    Sebuah kasus tragis baru ini mengguncang warga Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, dan memicu keprihatinan mendalam masyarakat setempat.

    Kasus Kekerasan Seksual Di Sekadau, Korban Ditemukan Penuh Lumpur

    Penemuan seorang gadis di bawah umur yang terlumuri lumpur kuning memicu kekhawatiran dan tanda tanya besar. ​Sayangnya, investigasi lebih lanjut mengungkap fakta pahit: gadis tersebut adalah korban pemerkosaan.​

    Berikut ini, Kalimantan Indonesia akan menyoroti kerentanan anak-anak dan urgensi perlindungan yang lebih kuat dari masyarakat serta penegak hukum.

    Kronologi Penemuan Dan Awal Penyelidikan

    Pada Selasa, 30 Desember 2025, suasana Natal di Sekadau berubah menjadi duka. Setelah merayakan Natal bersama keluarga, korban yang masih di bawah umur ditemukan warga dalam kondisi tubuh dipenuhi lumpur tanah kuning. Keadaan korban yang memprihatinkan segera menarik perhatian dan menimbulkan kecurigaan.

    Keluarga korban, yang merasa ada kejanggalan, lantas berupaya mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Setelah penyelidikan internal, fakta mengejutkan terungkap. Korban ternyata telah diperkosa oleh seorang temannya di bawah salah satu jembatan di Sekadau.

    Mendapatkan informasi yang memilukan ini, pihak keluarga tidak tinggal diam. Mereka segera membuat laporan resmi ke Polres Sekadau pada tanggal 4 Januari 2026. Laporan ini menjadi titik awal bagi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sekadau untuk bertindak.

    Identifikasi Pelaku Dan Proses Penangkapan

    Setelah laporan diterima, penyidik Satreskrim Polres Sekadau langsung bergerak cepat. Langkah awal yang dilakukan adalah mendalami kasus, memeriksa sejumlah saksi yang terakhir terlihat bersama korban. Proses penyelidikan intensif ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti kuat.

    Melalui pendalaman dan pengumpulan alat bukti, identitas terduga pelaku berhasil dipastikan. Pelaku adalah seorang pria berinisial RA, berusia 28 tahun, yang ternyata teman dari korban sendiri. Informasi ini disampaikan oleh Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasat Reskrim Iptu Zainal Abidin.

    Pada Kamis, 8 Januari 2026, setelah melalui penyelidikan yang intensif, tersangka RA akhirnya berhasil diamankan. Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya, yaitu melakukan persetubuhan dengan korban di bawah jembatan dalam kondisi berlumpur.

    Baca Juga: Insiden Brimob Tembak Warga Di Tambang Ilegal, 4 Personel Diperiksa Propam

    Penanganan Kasus Dan Pasal Yang Disangkakan

    Penanganan Kasus Dan Pasal Yang Disangkakan

    Saat ini, tersangka RA telah ditahan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Penyidik Polres Sekadau sedang melengkapi administrasi penyidikan, termasuk pemeriksaan saksi ahli dan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Proses hukum terus berjalan demi keadilan bagi korban.

    Terhadap perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar pasal berlapis. Pasal 473 ayat (2) huruf b dan Pasal 415 huruf b Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dikenakan, sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

    Pasal-pasal tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana perkosaan dan perbuatan cabul terhadap anak. Kepolisian juga telah menyita sejumlah barang bukti yang relevan dengan perkara ini, memperkuat posisi hukum dalam penuntutan.

    Komitmen Kepolisian Dan Perlindungan Korban

    Kasat Reskrim Iptu Zainal Abidin menegaskan komitmen pihaknya untuk menangani perkara ini secara profesional dan objektif. Fokus utama adalah perlindungan korban, khususnya anak-anak, yang merupakan kelompok rentan. Kepolisian berupaya memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Perlindungan terhadap anak menjadi prioritas utama dalam kasus semacam ini. Setiap laporan masyarakat terkait kekerasan terhadap anak akan ditindaklanjuti secara serius oleh pihak kepolisian. Hal ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga keselamatan generasi muda.

    Kasus ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua akan pentingnya pengawasan dan edukasi. Masyarakat diharapkan lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan berani melaporkan setiap indikasi kekerasan demi menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.

    Jangan lewatkan update berita seputaran Kalimantan Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


    Sumber Informasi Gambar:

    • Gambar Utama dari detik.com
    • Gambar Kedua dari merdeka.com