Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H. Rahman Hidayat, menekankan pentingnya sinergi antara legislatif, pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta.
Kunci untuk mewujudkan proyek yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, DPRD mendorong partisipasi aktif masyarakat serta penggunaan data dan teknologi untuk perencanaan yang tepat sasaran.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Kalimantan di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Kalimantan Indonesia.
DPRD Kalsel Ajak Semua Pihak Bersinergi
Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Rahman Hidayat, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam membangun daerah. Pernyataan ini disampaikan saat membuka rapat koordinasi pembangunan daerah di Banjarmasin, Senin (4/1/2026).
“Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Perlu keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat, akademisi, dan pelaku usaha,” ujar Rahman. Ia menekankan bahwa DPRD Kalsel berkomitmen menjadi mitra aktif pemerintah daerah untuk mendorong percepatan pembangunan yang inklusif.
Selain itu, Rahman menekankan pentingnya keterbukaan informasi agar masyarakat dapat memantau dan ikut serta dalam proses pembangunan. Transparansi ini diyakini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah dan DPRD, serta memastikan setiap proyek berjalan sesuai prioritas dan kebutuhan warga.
Kolaborasi DPRD dan Pemerintah Kunci Pembangunan
Ketua DPRD Kalsel menilai, sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat penting untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif. DPRD berperan dalam pengawasan dan pembuatan regulasi, sementara pemerintah daerah mengeksekusi program di lapangan. Kolaborasi ini dianggap mampu meminimalkan tumpang tindih kebijakan dan penggunaan anggaran yang tidak efisien.
Rahman mencontohkan beberapa proyek strategis, seperti pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan fasilitas kesehatan, yang membutuhkan koordinasi lintas sektor. Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik antara DPRD dan pemerintah daerah akan mempercepat proses perencanaan dan pelaksanaan proyek tersebut.
Selain itu, DPRD Kalsel juga mendorong keterlibatan pihak swasta melalui kemitraan publik-swasta. Dengan kolaborasi yang efektif, investasi dapat masuk ke daerah secara tepat sasaran, sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Hal ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara merata.
Baca Juga: Pontianak Punya Mobil Penyapu Jalan Dan Trotoar, Inovasi Bersih Kota Makin Nyata
Masyarakat Berdaya, Terlibat Aktif
Dalam rapat tersebut, Rahman Hidayat juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat. Masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan. Ia menilai partisipasi warga akan meningkatkan kualitas proyek pembangunan dan memastikan program sesuai dengan kebutuhan lokal.
“Pemerintah daerah bersama DPRD perlu mendengarkan aspirasi masyarakat. Setiap rencana pembangunan harus berbasis pada kebutuhan nyata warga,” tambahnya. Model partisipatif ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap proyek pembangunan.
Selain itu, DPRD Kalsel mendorong pembentukan forum komunikasi di tingkat desa dan kecamatan. Forum ini menjadi sarana warga untuk menyampaikan masukan, keluhan, dan ide kreatif, yang kemudian dapat dijadikan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan daerah. Dengan demikian, pembangunan menjadi inklusif dan berkelanjutan.
Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Data
Rahman menekankan bahwa pembangunan Kalsel harus berbasis data dan mengutamakan keberlanjutan. Setiap proyek harus direncanakan dengan analisis yang matang, termasuk dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pendekatan ini dianggap penting agar pembangunan memberikan manfaat jangka panjang dan tidak menimbulkan masalah baru.
Ketua DPRD juga menekankan pemanfaatan teknologi informasi untuk memantau progres proyek. Dengan data yang akurat dan real-time, DPRD dan pemerintah daerah dapat mengambil keputusan lebih cepat dan tepat.
Selain itu, Rahman menegaskan perlunya pengembangan sumber daya manusia lokal agar masyarakat dapat berperan aktif dalam proses pembangunan. Pelatihan, pendidikan, dan peningkatan kapasitas menjadi bagian dari strategi DPRD Kalsel.
Jangan lewatkan update berita seputaran Kalimantan Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari kalsel.antaranews.com
- Gambar Kedua dari kalsel.antaranews.com