Haul ke-21 Guru Sekumpul pada 28 Desember 2025 di Martapura kembali menunjukkan antusiasme luar biasa jutaan jemaah dari berbagai daerah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui berbagai dinas dan lembaga, bersama para relawan, telah menyiapkan pelayanan komprehensif untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan acara sakral ini.
Persiapan matang ini mencerminkan komitmen daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala besar, sekaligus memastikan keamanan dan kesehatan para jemaah yang datang dari berbagai penjuru.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Kalimantan di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Kalimantan Indonesia.
Pelayanan Terpadu Untuk Jemaah
Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Selatan mengoordinasikan Posko II di Kabupaten Banjar, salah satu dari sembilan posko pelayanan yang tersebar di Banjarmasin, Banjar, dan Banjarbaru. Pelayanan ini telah dibuka sejak tiga hari sebelum puncak acara dan akan terus beroperasi hingga proses kepulangan jemaah selesai. Inisiatif ini menunjukkan responsifnya pemerintah daerah dalam mengantisipasi kebutuhan dasar jemaah, mulai dari kesehatan hingga konsumsi.
Di Posko II, Dispar Kalsel bekerja sama dengan RSUD Ulin Banjarmasin, Dispora Kalsel, Biro Kesra Setda Kalsel, dan RSGM Gusti Hasan Aman. Kolaborasi lintas sektor ini memastikan tersedianya berbagai layanan vital. Setiap lembaga memiliki peran spesifik, mulai dari penanganan medis hingga dukungan logistik, yang semuanya terintegrasi demi kelancaran pelayanan.
Layanan yang disediakan sangat beragam, mencakup ribuan porsi makan gratis, dengan 3.500 paket makan take away dan 500 paket nasi samin, total 4.000 porsi. Selain itu, 3.000 roti dan 2.500 gorengan serta minuman turut disediakan untuk jemaah. Layanan kesehatan dasar dari RSUD dan RSGM, serta layanan terapis dari Dispora Kalsel, juga menjadi fokus utama, menunjukkan perhatian menyeluruh terhadap kesejahteraan jemaah.
Dampak Ekonomi Dan Pariwisata
Momen peringatan 5 Rajab ini tidak hanya memiliki dimensi keagamaan, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Peningkatan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, terlihat jelas dari data pelaksanaan tahun 2024 yang mencatat sekitar 3,3 juta pengunjung di Kabupaten Banjar dan sekitarnya. Ini membuktikan daya tarik Haul Guru Sekumpul sebagai magnet pariwisata religi.
Lonjakan jumlah wisatawan secara otomatis mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Para pedagang kecil, penyedia akomodasi, dan berbagai sektor jasa lainnya merasakan dampak positif dari keramaian ini. Hal ini menciptakan perputaran ekonomi yang substansial, memberikan peluang bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan pendapatan mereka.
Pemerintah daerah melihat potensi ini sebagai kesempatan untuk terus mengembangkan infrastruktur pariwisata dan layanan pendukung. Dengan pengelolaan yang baik, acara seperti Haul Guru Sekumpul dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berkelanjutan, sekaligus melestarikan tradisi budaya dan keagamaan yang kaya di Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Sejarah Tradisi Haul Guru Sekumpul di Martapura Kalimantan Selatan
Kesiapan Dan Respons Medis
RSUD Ulin Banjarmasin berperan aktif dalam pelayanan kesehatan di posko. Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Among Wibowo, menyatakan bahwa tim medis siap menangani berbagai kasus. Pasien dengan keluhan umum seperti tekanan darah tinggi atau kecelakaan ringan akibat jatuh dari kendaraan telah ditangani secara profesional dan efektif.
Sejauh ini, semua pasien yang ditangani di posko dalam kondisi terkendali dan tidak ada yang memerlukan rujukan ke rumah sakit. Hal ini menunjukkan efektivitas penanganan awal dan ketersediaan fasilitas medis yang memadai di posko-posko kesehatan. Kesiapan tim medis dan kelengkapan obat-obatan menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan jutaan jemaah.
Imbauan juga terus disampaikan kepada jemaah untuk menjaga ketertiban dan segera melapor ke posko jika merasa kurang sehat. Pesan ini menekankan pentingnya kesadaran diri dan pemanfaatan fasilitas yang telah disediakan. Kolaborasi antara jemaah dan petugas menjadi esensial untuk menjaga kelancaran dan keselamatan acara.
Keamanan Dan Ketertiban Jemaah
Kapolda Kalsel telah memastikan bahwa situasi jutaan jemaah di Sekumpul tetap terkendali, menandakan koordinasi keamanan yang efektif. Penjagaan ketat dan pengaturan lalu lintas menjadi prioritas utama untuk mencegah kemacetan dan insiden yang tidak diinginkan. Ketersediaan personel keamanan di lapangan memastikan jemaah dapat beribadah dengan tenang dan aman.
Polresta Banjarmasin juga telah menyiapkan rest area untuk melayani jemaah Haul 5 Rajab. Menyediakan tempat istirahat yang nyaman dan fasilitas pendukung. Ini adalah bagian dari upaya komprehensif untuk memastikan jemaah. Terutama yang menempuh perjalanan jauh, mendapatkan rehat yang cukup sebelum melanjutkan perjalanan atau kembali ke tempat asal.
Secara keseluruhan, kolaborasi antara berbagai instansi pemerintah, kepolisian, dan relawan menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan Haul Guru Sekumpul. Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terkoordinasi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang keagamaan yang khidmat, tetapi juga cerminan dari semangat gotong royong dan pelayanan masyarakat yang prima.
Jangan lewatkan update berita seputaran Kalimantan Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari kalsel.antaranews.com
- Gambar Kedua dari kalsel.antaranews.com